jump to navigation

Prediksi Kondisi Jalur Mudik Lebaran 2013 July 5, 2013

Posted by gama in Uncategorized.
trackback

Pada pertengahan Juni 2013 ini saya sempat menuju kota Jogja dengan menggunakan mobil pribadi lewat jalur Selatan (Jakarta-Bandung-Tasik-Rawalo-Kebumen-Jogja). Pulangnya lewat jalur Jogja-Ambal-Kebumen-Purwokerto-Bumiayu-Cirebon-Pantura-Jakarta.

Sebulan sebelumnya, saya juga melakukan perjalanan ke arah Semarang berangkat dari Jakarta sekitar jam 09.00 pagi. Namun target Semarang gagal kami capai. Kami putuskan untuk putar balik setelah terkena macet sekitar 10km sebelum kota Brebes pada jam 19.00 dan macet lainnya sepanjang Pantura, karena kami tidak tega dengan kondisi anak umur 5 bulan kami yang ikut serta di dalam mobil. Padahal menurut pengalaman-pengalaman sebelumnya yang pernah saya alami, trek Jakarta-Semarang dapat kami tempuh selama 8-9 jam, sudah termasuk istirahat selama perjalan. Akhirnya kami menginap semalam di Cirebon sebelum kembali ke Jakarta esoknya. Tujuan kedua perjalanan tersebut adalah jalan2 dan silaturahmi.

Berdasarkan kedua pengalaman itu, saya ingin berbagi informasi kepada para pembaca tentang kondisi jalur mudik lebaran tahun 2013 ini. Informasi yang ingin saya bagi ini lebih bersifat prediksi semata untuk ruas jalan dari Jakarta menuju ke arah Timur.

Kondisi jalur pantura sebagian besar rusak parah. Perbaikan-perbaikan memang sedang dilakukan oleh dinas terkait di beberapa ruas. Namun terus terang saya pesimis bahwa perbaikan ini dapat membuat jalanan menjadi mulus menjelang lebaran 2013 ini. Kemungkinan titik kemacetan arus mudik lebaran tahun ini akan banyak sekali dijumpai akibat jalan rusak, penyempitan dan volume kendaraan serta sebab-sebab lainnya.

Di ruas tol Pejagan banyak dijumpai lubang dan beton jalan yang patah, sangat disarankan untuk berhati-hati ketika memacu kendaraan di tol ini, kaki-kaki mobil bisa jebol atau ban bisa pecah jika salah pilih lajur pada kecepatan tinggi, terutama di malam hari. Jika memungkinkan lebih baik lewat Indramayu-Balongan-Cirebon-Kanci. Kondisi jalanan di kota Cirebon cukup memadai untuk dilalui, bahkan jauh lebih baik jika dibandingkan dengan kondisi jalanan yang ada di ibukota propinsinya.

Lebih lanjut, saya hampir bisa memastikan bahwa jembatan Brebes masih akan menjadi kendala utama di Pantura. Demikian juga halnya jalur di sekitar Pemalang.

Jalur Selatan dari Jakarta sampai perbatasan Jabar-Jateng kondisinya masih OK. Jika menemukan jalanan berlubang-lubang, maka dapat dipastikan bahwa anda telah resmi memasuki wilayah Jateng. Jalur Kebumen sampai Jogja cukup lumayan untuk dilalui. Saya waktu itu menemukan perbaikan jalan di sekitar Kutoarjo, semoga dapat selesai sebelum lebaran.

Kerusakan jalan yang sangat parah juga terjadi di ruas Bumiayu-Pejagan, tepatnya ruas Bumiayu-Prupuk sampai menjelang Ketanggungan dari arah Selatan ke Utara. Saya tidak menemukan ada alat berat yang nongkrong di ruas ini ketika melintas di jalur ini. Memang beberapa ruas di jalur ini cukup mulus karena sepertinya baru saja selesai diperbaiki (hanya bebapa km), selebihnya hancur.

Sepanjang sepengetahuan saya, jalur Ketanggungan-Slawi bergelombang dan sempit, setahun lalu saya melintas di jalur ini. Lebih ke arah timur menuju ke desa Jatinegara, kondisi jalan lumayan, tapi sempit. Setelah lewat Jatinegara ke arah timur, kondisi jalan juga rusak parah.

Saya menyarankan untuk menghindari jalur Sadang-Subang-Palimanan jika tidak terpaksa, karena kondisi jalur ini pun tidak terlalu baik. Selain itu, saya juga tidak menyarankan untuk mencari jalur alternatif lainnya di wilayang Subang, anda kemungkinan besar akan menemukan jalur tanah dan batu, karena saya pernah membuktikannya di lapangan dibantu dengan GPS dan Mbah Google Earth, bahkan sempat terjebak di tengah-tengah TPA di sebuah desa di arah Timur Laut kota Cikampek (tidak tahu namanya, yang jelas di sekitar pusat penelitian padi nasional yang di depannya berupa jalan tanah di pinggir kali). Kondisi jalan di wilayah Subang rusak parah, mungkin Subang adalah kabupaten di Jabar yang memiliki kondisi jalan terparah.

Secara umum, biasanya jarang sekali kemacetan dijumpai setelah melintasi Semarang atau Jogja ke arah Timur. Hal ini disebabkan karena volume kendaraan yang menuju ke arah Timur setelah kedua kota besar itu sudah banyak berkurang. Selain itu, kondisi jalannya secara umum sudah cukup memadai, jalan rusak hanya dijumpai di beberapa titik. Tiga tahun lalu saya melintasi jalur Semarang-Purwodadi-Bledug Kuwu-Cepu-Lamongan-Surabaya. Waktu itu jalanan yang rusak saya temui di wilayah sekitar Purwodadi dan ruas jalan menjelang Cepu, selebihnya cukup memadai namun agak sempit.

Menurut saya, propinsi DIY memiliki kondisi jalan terbaik di pulau Jawa, mungkin juga terbaik se Indonesia. Sebagian besar kondisi jalanan di Jatim cukup baik. Wilayah Kota Semarang, Solo, Magelang memiliki kualitas jalan yang sangat baik. Sedangkan wilayah Cilacap, Brebes, Tegal, Pemalang, Bumiayu memiliki kondisi jalan yang tidak terlalu baik. Wilayah Cirebon, Indramayu dan sekitarnya memiliki kondisi jalan paling baik se Jabar, kecuali ruas tol Pejagan. Menurut saya, kondisi jalanan terparah di Jabar ada di wilayah Subang. Untuk kondisi jalan di Bandung dan sekitarnya, silahkan dicheck sendiri ya.

Oleh karena akses masuk/keluar atau ke/dari kota Semarang di Barat hanya diakomodasi oleh satu jalur saja, yaitu Pantura, maka sering sekali terjadi kemacetan yang cukup panjang di area ini ketika volume lalu lintas meningkat signifikan, hal ini dapat diperparah jika terjadi kecelakaan. Ada satu ruas jalur yang mungkin dapat dijadikan alternatif untuk menghindari kemacetan panjang yang terjadi tersebut, yaitu jalur Ungaran-Boja-Sukorejo-Bawang-Alas Roban seperti yang dapat di lihat di peta di bawah (jalur warna biru). Jika ingin menggunakan jalur ini disarankan untuk menggunakan GPS bagi pemula dan melintas di siang hari. Berdasarkan pantauan ketika melintas sekitar 2 tahun lalu, kondisi sebagian besar jalur ini cukup lumayan, beberapa ruas yang bergelombang atau sempit ditemukan di sekitar perkebunan lengkeng (lupa koordinatnya). Saya tidak menemukan kuliner unik di sepanjang jalur ini, namun SPBU dan Indomart/Alfamart dapat dengan mudah ditemukan di beberapa kota kecamatan yang dilintasi. Selain itu, banyak landscape indah dijumpai di beberapa titik, umumnya pemandangan perbukitan dan pegunungan.
image

Walaupun hampir semua jalur mudik ke arah Timur tersebut sudah tidak dapat dipilih untuk dilalui, saya berharap datang sebuah keajaiban mudik tahun 2013 ini lancar tanpa macet dan tanpa korban. Mohon bagi para pemudik pengguna kendaraan bermotor untuk sabar dan berhati-hati di sepanjang jalan. Siapkan kondisi fisik sopir, para personil dan kendaraan menjelang mudik.

Perlu diingat bahwa musim mudik tahun lalu telah menelan korban jiwa lebih dari 800 orang dan tahun sebelumnya lebih dari 700 orang, 70 persennya adalah kecelakaan yang terkait dengan motor. Saudara saya naik bis umum dari Jakarta-Jatim menempuh waktu sekitar 2,5 hari (60 jam) pada musim mudik tahun lalu. Sedangkan catatan rekor terlama yang pernah saya alami untuk melintasi trek Jakarta-Cirebon adalah sekitar 12 jam menggunakan mobil pribadi.

Sebagai tambahan, pada musim mudik dua tahun lalu dan tahun kemarin saya selalu terkecoh oleh infomasi yang disampaikan dari radio Elshinta, Kepolisian dan beberapa pihak-pihak lainnya yang mengatakan bahwa ruas jalan A dan B sudah lancar. Mungkin karena mereka tidak tahu kondisi yang sebenarnya di lapangan, jadi selalu salah memberitakannya. Lha wong saya jelas-jelas sedang mengalami macet sepanjang 10km pada jam 1 dini hari di pintu tol palimanan, Cirebon, eh… kok malah dibilang lancar, ngawur bin semprul itu namanya, itupun hanya ada 2 petugas kepolisian yang berjaga di pos, mungkin sambil ngopi dan menikmati pemandangan macet. Maaf ya.. bukan bermaksud untuk menyinggung, hanya sekedar memberikan informasi kepada para pembaca untuk selalu berhati-hati.

Semoga bermanfaat.

Comments»

1. santoso - July 18, 2013

kenapa ya perbaikan jalan dari dulu gk bener2, ap karna matrialnya dilipet masukin dompet.

2. abu zahra - July 21, 2013

jazakulloh atas info jalan semoga bermanfaaat…amin


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: